Gemulai udara sore,
Menghempas daun coklat jatuh,
Warna teduh, lembayung nan hitam,
Menghias sang matahari,
Menutup cerita kali ini,

Aku tak beranjak pergi,
Tetap berdiri disini, hingga malam menyelimuti,
Satu, dua dan tak lama banyak bintang berkilauan,
Mereka seakan menggantung cantik bak mutiara kerajaan agung,
Sang bulan pun muncul dengan sinar emas yang mewah,
Tak terbeli oleh apapun dan siapapun,

Kupandang lekat semuanya,
Dalam ketenangan dan keteduhan,
Hingga aku tertidur……
Larut dalam mimpi yang dingin,
Hampa dan tak bertema,