Kala hampa terpancang,
Sunyi malam ikut membuat drama,
Sepenggal cerita lalu kini timbul bunda,
Masa itu sangatlah indah, apakah bunda ingat?

Nafas bunda yang hangat…..
Dekap bunda yang membuat aku tenang…..
Bait bait tulus nan penuh harap terlontar jujur dari bibirmu…..
Tatapan, Senyuman, Sambutan selalu ada untukku,
Mesti betapa aku nakal bunda….
Cerita juga harapanmu terhadapku kadang aku abaikan,
Namun engkau tetap sabar dalam suci dan tetap yakin pada anakmu yang nakal ini….

Bunda,
Sejak itu, wajah bunda yang sejuk tak pernah aku lihat lagi,
Kini bunda tengah tertidur lama….
Aku ingin membahagiakanmu, semoga belum terlambat….
Aku selalu berdoa, doa dan dzikir yang aku panjatkan,
Dapat menemanimu dalam tidur mu….
Ya Robbi, terangilah bunda dalam tidurnya hingga bangkitnya kembali