Hijau daun kini menguning,
Sedang yang kuning kini mulai berguguran,
Yang berguguran kini terbakar,
Menjadi abu dan bayu….

Sayang…..
Masihkah engkau disana,
Berharap dan berdoa demi suatu “saat”
Tahukah engkau, bukan hijau menjadi kuning dan kuning menjadi gugur,
Juga bukan gugur menjadi abu serta hilang menjadi bayu,
Bukan itu yang ingin aku kabarkan padamu….

Hanya waktu, bersabar menyambut “saat”
Benar, bersabarlah……
Pohon itu akan menjadi pengingat, teguh dan bersahabat pada musim,
Tak keluh juga tak kesal,
Bahkan terkadang menari oleh semillir angin,
Senang dan bergembira,
Hingga “saat” itu tiba,