Sudah berapa kali mata kita bertemu,
Bertemu dalam nuansa syahdu,
Lantunan kecapi gadis lembah,
Mengiring setiap mekar merah mawar,
Semua seakan terhenti,
Dan berharap selalu berhenti,
Agar aku dapat memandang lekat matamu,

Sesekali belaian bayu menghempaskan rambutmu,
Jatuh terurai dikening,
Seketika kau tersenyum dan berbenah dari duduk,
Kau berkedip manja sewaktu-waktu,
Dengan pipimu yang memerah,
Akupun mulai berdebar,

Ingin sekali aku berdiri dan menghampirimu,
Lalu kuisyaratkan rasa,
Agar kau tahu arti debaran ini,
Tapi aku tak mampu,
Yang aku bisa hanyalah memberimu senyum,
Hanya senyum…..
Hingga kau berlalu bersama waktu….