Aku belum mengerti
Apakah karena sedih atau senang
Sang langit menangis karnanya
Kucoba untuk memahi
Memaknai setiap butir air matanya
Jatuh dan bumi tergenang

Aku duduk ditepian teras
Memejamkan mata
Kuhirup aromanya yang khas
Yah..ini bau tanah yang basah
Tanah dimana kita akan kembali pulang
Pulang kerumah

Seandainya aku tahu
Akan aku ceritakan padamu sahabat
Tentang pengadilan dan pembalasan di rumah nanti
Supaya kita sadar
Benar, aku tidak tahu bagaimana nanti
Yang aku tahu itu pasti terjadi

Air mataku menganak sungai
Menemani air hujan mengalir
Aku sedih, aku sedih…
Aku tobat…